Apakah Anime dan Kartun itu Sama Inilah Penjelasannya

Advertisement

"Apakah anime dan kartun itu sama?", sebuah kalimat pertanyaan yang selalu menjadi topik hangat di dalam komunitas anime. Biasanya banyak orang akan menjawab 'kartun dan anime itu beda', kartun adalah gaya seni Barat (atau gaya seni dari luar Jepang) sedangkan anime adalah gaya seni Jepang, jadi kartun itu dari Barat (atau dari luar Jepang) sedangkan anime itu dari Jepang. Pernyataan tersebut memang akan diterima saja oleh orang awam jika kalau mereka hanya melihat langsung sendiri di tv yang telah menampilkan kartun Barat dan anime Jepang (Contoh : Kartun Spongebob dan Anime Naruto) tanpa mendalami lagi arti dari kata 'kartun', 'anime' dan 'animasi'. Dari yang saya lihat, ada beberapa jawaban yang telah sering di jawab oleh orang-orang, berikut ini beberapa jawaban yang saya ingat.

Kartun
- Dari Barat atau negara lain selain Jepang
- Biasanya hewan, benda mati, dan bentuk yang lucu akan dijadikan tokoh utama (Contoh : Pesawat, Mobil, Motor, bentuk lucu; larva, minons, dan lain sebagainya)
- Ceritanya tidak kompleks
- Kebanyakan di tunjukan untuk anak-anak

Anime
- Pokoknya dari Jepang
- Biasanya manusia atau makhluk hidup lainnya (Contoh : jin, malaikat, dewa) yang menjadi tokoh utama
- Ceritanya kompleks sekali
- Ditunjukan mulai dari anak-anak hingga dewasa

Kurang lebih begitulah jawabannya, namun yang lebih sering di jawab adalah "Keduanya memiliki gaya seni (art) yang berbeda". Saya yakin masih ada orang yang belum puas dengan jawaban tersebut. Bagaimana tidak, jika sebuah kartun dari barat atau dari luar Jepang membuat gaya seni yang sama dengan Jepang lalu di publikasikan ke negara lain dan sampailah di negeri Jepang, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah itu masih di sebut juga kartun atau sudah disebut menjadi anime? saya yakin orang Jepang akan menyebutnya itu anime karena itu bahasa mereka (cek di bawah) lalu bagaimanakah di luar Jepang terutama di Indonesia, apakah itu di sebut kartun atau harus di sebut juga anime? mungkin beberapa dari mereka akan menjawab bahwa itu anime karena sudah memasuki negeri Jepang dan telah di akui komunitas anime di Jepang bahwa itu adalah anime, boleh saja kita yang diluar Jepang menganggap begitu namun ternyata kita dapat menyebutkan "film kartun/ film animasi atau kalau lebih mudahnya lagi 'kartun' di dalam negeri ini, Indonesia", mengapa bisa begitu? sebelum kamu membedakan 'kartun' dan 'anime' ada baiknya kamu mengetahui arti yang terkandung dalam kata 'kartun', 'anime', dan kata 'animasi'.

Saran Artikel
Pengertian dan istilah dalam Anime dan Manga

Apakah Perbedaan anime dan kartun?

Kartun

Menurut Wikipedia Indonesia (dijelaskan secara singkat dan padat),


Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring (dalam jaringan)


Saya mengutip sedikit dari tulisan dari dua di atas, kartun itu adalah 'gambar' dengan penampilan lucu yang mempresentasikan suatu perstiwa, jadi kartun itu bukan 'animasi' (anime) namun merupakan bagian dari 'animasi' (anime). Kata itu telah berdiri sendiri yang bisa disebut juga dengan 'gambar dengan penampilan lucu', jadi yang di maksud kartun itu adalah sebuah gambar yang seperti ini.

Gambar kartun - apakah anime dan kartun itu sama

Tidak bergerak, di gambar ke dalam sebuah wadah (seperti kertas), penampilannya bisa lucu, bisa juga seram ataupun hal lain sebagainya, gambar seperti ini biasanya di tunjukan untuk ilustrasi seperti presentasi, halaman depan, dan lain sebagainya.

Hipotesis saya.
Contohnya saja begini, ada sebuah bangku diruangan kamu, bangku itu sebagai patokan kamu untuk kamu gambar ke dalam sebuah wadah yang sudah kamu siapkan, beberapa saat kemudian jadilah sebuah gambar atau lukisan bangku, tapi karena kamu ingin bangku itu mempunyai mata maka kamu tambahkan mata itu di sekitar bangku, jadilah sebuah bangku yang mempunyai mata maka gambar/lukisan bangku itu bukan di sebut lukisan/gambar bangku biasa lagi melainkan kartun, karena seharusnya kamu hanya menggambar apa yang ada di depan kamu saja namun karena kamu ingin bangku itu lebih hidup dan cantik maka di tambahkanlah mata, itu sudah di sebut dengan kartun tinggal kamu masukan saja ke dalam sampul buku, sampul majalah, dekstop komputer, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui apakah hipotesis saya benar atau salah, saya mencari info lagi agar lebih mengerti lagi dengan kata 'kartun', setelah mencari beberapa jam akhirnya saya mendapatkan sebuah catatan facebook yang di tuturkan oleh mas Senno Adi. Akan saya kutip kalimat yang ada di dalam catatan tersebut.
Cartoon itu berasal dari kata "carton" atau dalam Bahasa Indonesia disebut Karton. karena itu adalah bahan yang digunakan pertama kali dan itu belum bergerak, hanya sebuah gambar ilustrasi untuk majalah dan segala macam. bukan gambar realis tapi lebih terlihat seperti gambar imajinasi.

Sumber : www.facebook.com/notes/senno-adi/anime-vs-cartoon/420175877905

Sama seperti sebelumnya yang saya bilang di atas. Dalam kalimat yang di tuturkan oleh mas Senno Adi ada sebuah kalimat "belum bergerak" dan "bukan gambar realis tapi lebih terlihat seperti gambar imajinasi", jadi kurang lebih begitulah pengertian dari kartun. Saya masih haus dengan informasi tentang kartun ini jadi untuk mencari kebenaran dalam beberapa informasi yang saya dapatkan ini, saya mencari lagi sumber yang terkait dengan kata kartun ini, dan sampailah dimana ada sebuah blog yang mengkaji kartun editorial. Kajiannya panjang banget, dan ini menyangkut dengan kartun editorial yang merupakan salah satu jenis media kegiatan dari kartun itu sendiri, jadi semua informasi yang ada di dalam kajian ini adalah tentang kartun editorial namun di dalam informasi tersebut ada beberapa kalimat yang berkaitan tentang arti dari kata 'kartun' itu sendiri, akan saya rangkum yang menurut saya penting untuk di masukan ke sini (bagi yang ingin baca sampai habis silahkan masuk aja ke blognya).

Rangkuman kajian kartun yang ada di blog republikartunasional

Kartun adalah sebuah gambar yang bersifat reprensentasi atau simbolik, mengandung unsur sindiran, lelucon, atau humor

Kartun biasanya muncul dalam publikasi secara periodik, dan paling sering menyoroti masalah politik atau masalah publik. Namun masalah-masalah sosial kadang juga menjadi target, misalnya dengan mengangkat kebiasaan hidup masyarakat, peristiwa olahraga, atau mengenai kepribadian seseorang. Dengan kata lain, kartun merupakan metafora visual hasil ekspresi dan interpretasi atas lingkungan sosial politik yang tengah dihadapi oleh seniman pembuatnya (Nugroho, 1992:2).

Pengertian kartun yang sebenarnya adalah meminjam istilah dari bidang fine arts. Kata kartun berasal dari bahasa Itali cartone yang berarti ”kertas”. Kata kartun pertama-tama digunakan untuk menyebut desain atau sketsa dalam ukuran penuh untuk lukisan cat minyak, permadani atau mozaik. Kata tersebut memperoleh arti yang dikenal orang masa kini secara kebetulan.

Dalam The Encyclopaedia of Cartoons (Horn, 1980:15-24), pengertian ”cartoon” dibagi lagi menjadi empat jenis sesuai dengan kegiatan yang ditandainya, yaitu : Comic Cartoon, Gag Cartoon untuk lelucon sehari-hari, Political Cartoon untuk gambar sindir politik, Animated Cartoon untuk film kartun.

Sumber : basnendar.dosen.isi-ska.ac.id/2010/07/26/kajian-makna-kartun-editorial-melalui/


Jadi kartun itu bersifat representasi dan simbolik, di dalam kata 'representasi dan simbolik' itu mengandung unsur sindiran, lelucon atau humor. Dalam The Encyclopaedia of Cartoons kartun di bagi empat jenis sesuai kegiatan yang di tandainya, yaitu : Comic Cartoon (strip komik termasuk), Gag Cartoon untuk lelucon sehari-hari, Political Cartoon untuk gambar sindir politik (Kartun editorial), Animated Cartoon untuk film kartun.

Jadi sebenarnya kartun itu ada empat jenis media kegiatan yaitu komik, gag. editorial dan animate. Dulu sebelum adanya animate hanya tiga jenis media kegiatan saja yang ada pada kartun yaitu komik, gag, dan editorial saja, lalu seperti yang wikipedia Indonesia katakan (sudah saya beri warna orange pada gambar di atas), seiring berkembangnya media (atau teknologi) kartun juga berkembang menjadi sebuah film yang di kenal juga film animasi kartun (Animated Cartoon).

Jadi kartun itu berkembang menjadi sebuah animasi, yaitu film yang di sebut juga animated cartoon, lalu apakah pengertian dari 'animasi' ini? sekarang saya akan membahas pengertian dari animasi, yang merupakan salah satu media jenis media kegiatan kartun.

Animasi

Setelah mencari kebenaran dari kata kartun, sekarang saya mencari sebuah kata yang di sebut 'animasi', sebenarnya apa sih animasi itu? dari beberapa sumber yang saya percayai, berikut ini penjelasannya.

Dari blog om annas

Kata animate berasal dari kata kerja Latin animare, yang berarti “membuat jadi hidup atau mengisi dengan nafas”. Pada animasi kita benar-benar bisa merestrukturisasi realitas.
(Jean Ann Wright 2005:1)

Pengertian secara umum, animate memiliki arti “memberi kehidupan kepada” dan termasuk juga live-action (gerakan langsung) pedalangan/pewayangan/permainan boneka semisal Sesame Street serta penggunaan peralatan electromechanical untuk menggerakkan boneka, dinamakan animatronics.
(Rick Parent 2010:6)

Animasi adalah animasi, apapun medianya. Apakah anda menggambar di atas kertas, pemodelan dengan plastik/malam, mendorong beberapa kotak korek api di sekitar di depan kamera Bolex atau menganimasikan dengan komputer, untuk menjadi seorang animator anda akan perlu memahami gerakan dan cara membuat emosi.
(Susannah Shaw 2004:1)

Sumber : anazdesign.wordpress.com/2012/10/22/beberapa-teori-animasi/


Kamu sudah paham kan pengertian dari animasi yang telah di sampaikan oleh om annas. Untuk lebih lengkapnya kamu berkunjung ke blognya (lihat sumber di atas) karena di sana semua tentang animasi tersedia, termasuk tentang prinsip animasi.

Daripada mematok dari satu sumber kita beralih ke Wikipedia Indonesia.


Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring (dalam jaringan)


Kita mengesampingkan terlebih dahulu pranalar dari KBBI. Pada awalnya, film animasi di buat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di putar sehingga muncul efek gambar bergerak (lihat tulisan orange pada gambar yang berada di Wikipedia), jadi animasi itu adalah kumpulan gambar (yang bisa juga kartun) yang telah di gerakan untuk menjadi hidup.
Animasi - Apakah anime dan kartun itu sama
moewaifusmoemisery.tumblr.com/post/131676529125
Supaya berbentuk animasi maka kita harus membuat berlembar-lembar kertas gambar (seperti gambar kartun) lalu kertas itu kita putar untuk memunculkan efek gambar bergerak.

Blog KRISTIO MORDHOKO

Animasi dipandang sebagai suatu hasil proses dimana obyek-obyek yang digambarkan atau divisualisasikan tampak hidup. Kehidupan tersebut dapat dinyatakan dari suatu proses pergerakan, meskipun demikian animasi tidak secara eksplisit dinyatakan pada obyek-obyek mati yang kemudian digerakkan. Benda-benda mati, gambaran-gambaran, deformasi bentuk yang digerakkan memang dapat dikatakan sebagai suatu bentuk animasi, akan tetapi esensi dari animasi tidak sebatas pada unsur menggerakkan itu sendiri, jika kehidupan memang diidentikkan dengan pergerakan, maka kehidupan itu sendiri juga mempunyai karakter kehidupan. Dengan demikian animasi tidak semata-mata hanyalah menggerakkan, tetapi juga memberikan suatu karakter pada obyek-obyek yang akan dianimasikan, jadi Animasi dapat kita simpulkan secara sederhana ialah "menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak" yang di maksud di proyeksikan ialah dengan menggunakan tool proyeksi atau software aplikasi. Animasi tidak hanya untuk gambar kartun yang di film kan saja, dapat juga kita gunakan untuk media media pendidikan, informasi, dan media pengetahuan lainnya yang tidak dapat dijangkau dengan life melalui kamera foto atau video.

Sumber : kristio-m--fst08.web.unair.ac.id/artikel_detail-24315-Umum-Animasi.html

Contoh lain dari animasi yang bukan dari gambar kartun yang seperti ini,


Apakah gambar seperti ini di sebut juga dengan animasi?


Animasi itu tidak dapat dijangkau dengan life melalui kamera foto atau video. Gambar di atas walaupun mempunyai berlembar-lembar foto kalau dijangkau dengan life melalui foto atau video, bukan animasi lagi namanya, itu udah di sebut hasil dari perekaman film secara nyata, dan di atas itu adalah potongan foto dari perkumpulan foto hasil perekaman secara nyata. Selain itu, apakah gambar di atas "menghidupkan benda mati diproyeksikan menjadi bergerak"?

Sekarang kita beralih ke pengertian dari 'Anime'

Anime



Berdasarkan penjelasan di atas bisa saya asumsikan seperti ini, anime berarti animasi khas Jepang, yang artinya perkumpulan gambar kartun khas Jepang. Artinya bukan animasi yang di buat orang Jepang saja yang di sebut anime, seluruh dunia jika membuat animasi khas Jepang itu di sebut juga anime.

Tapi, di lihat dari bahasa serapannya anime itu adalah animasi, berarti orang-orang Jepang walaupun ada film animasi yang datang dari luar Jepang contohnya seperi Frozen, mereka akan menyebutnya anime karena itu bahasa mereka yang merupakan bahasa serapan dari Bahasa Inggris "animation", jadi wajar saja jika mereka menyebutkan begitu.

Setelah mendapatkan beberapa informasi di atas saya asumsikan seperti ini,

Asumsi

- Kartun adalah awal bagian dari animasi dan anime, karena kartun tidak bergerak
- Kartun berkembang ke media lainnya, yaitu film
- Film menurut wikipedia gambar-hidup yang merupakan salah satu bentuk seni
- Animasi itu bergerak, “memberi kehidupan kepada”. Secara sederharna "menghidupkan benda diam atau mati yang diproyeksikan menjadi bergerak" yang di maksud di proyeksikan ialah dengan menggunakan tool proyeksi atau software aplikasi.
- Kalau sudah di sebut '(film) kartun' atau animasi berarti kartun telah di gerakan/di hidupkan
- Karena kartun telah bergerak/hidup yang merupakaan hasil seni maka kita dapat menyebutnya "(film) kartun"
- Anime adalah animas khas Jepang, dan merupakan bahasa serapan dari bahasa inggris 'animation'
- Secara garis besar anime adalah animasi khas Jepang, namun karena ucapan 'anime' juga merupakan hasil serapan dari bahasa inggris 'animation' berarti animasi yang bukan khas Jepang seperti Frozen boleh di sebut juga anime oleh orang Jepang dan orang di luar negeri Jepang
- Artinya anime dapat disebut juga '(film) kartun', dan '(film) kartun' dapat di sebut juga anime
- KBBI telah memasukan kata 'kartun' bahwa kartun (Cek gambar di atas KBBI no.1), berarti kita boleh menyebutkan kartun saja daripada '(film) kartun'
- Karena kita boleh menyebutkan kartun saja berarti kartun dapat di sebut juga animasi dan juga anime
- Jadi kartun itu bukan hanya gambar tidak bergerak saja, sekarang secara tidak langsung dapat disebut juga gambar bergerak yang dikenal juga sebagai animasi dan anime

Secara garis besar

Kartun > anime = animasi
Film kartun = anime = animasi

Berkembangnya ucapan/kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kartun = anime = animasi

Semua ini tergantung dengan dirimu sendiri ingin menyebutkan yang mana, sebutkanlah dalam tempatnya agar orang yang ada di sekitarmu juga dapat memahami apa yang kamu sampaikan. Jika di tanya mengenai masalah perbedaan di antara kartun dan anime itu bisa di jelaskan bahwa anime adalah animasi khas Jepang, namun karena ucapan 'anime' juga merupakan hasil serapan dari bahasa inggris 'animation' jika di artikan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi 'animasi' berarti animasi yang bukan khas Jepang boleh kita sebutkan menjadi anime. Ucapan seperti ini kalau di jelaskan secara tidak detail memang akan menjadi 'ambigu', jadi agak susah juga belajar dari teori-nya tanpa melihat wujudnya secara langsung. Kalau sudah sering melihat wujudnya walaupun berbeda ucapan, kita akan mengetahui langsung tanpa memikirkan lagi perbedaan di antara keduanya.

Jika penjelasan ini masih ada yang kurang silahkan kamu tambahkan di komentar, jika penjelasan ini ada yang salah silahkan kamu jelaskan dimana letak kesalahannya, mungkin akan membantu saya dan juga yang lain untuk mempelajari kartun dan anime. Mohon maaf jika penjelasan di artikel ini hanya muter-muter saja.

Share this with short URL: Get Short URL
loading short url

Advertisement





Advertisement