Review Anne of Green Gables: Melihat Kehidupan Anne di Green Gables

Advertisement

Akage no Anne atau dalam bahasa inggris Anne of Green Gables sebuah anime slice of life mahakarya yang sangat saya kagumi dan saya besar-besarkan seperti Aria.

Anime ini menceritakan kehidupan seorang anak yatim piatu yang penuh dengan imajinasi mulai dari anak-anak hingga sampai remaja ketika memilih jalannya sendiri.

Anime ini benar-benar sangat membekas di otak saya karena cara teknik penyajian dan cerita yang disampaikan masuk ke dalam jiwa raga saya. Akibat efek dari anime ini saya ingin menyodorkan (merekomendasikan) anime ini kepada orang-orang yang suka dengan genre slice of life.


Cerita Akage no Anne berdasarkan dari novel mahakarya Lucy Maud Montgomery yang berjudul "Anne of Green Gables", novel ini sangat terkenal bagi kalangan pembaca. Sampai saat ini, kurang lebih satu abad novel ini masih gemilang.

Jika dicari di internet akan ada banyak blog dan situs yang mengulas (review) novel ini yang rata-ratanya banyak memberikan nilai plus (+) yang sangat tinggi.

Anne of Green gables juga telah diadaptasi ke film yang juga booming seperti novelnya. Berhubung anime Anne of Green gables ini belum ada yang ulas dan bahkan jarang ada yang nonton saya akan mengulas anime ini dari sudut pandang saya.

Catatan: Sedikit spoiler, dan cuma mengingatkan kalau semua ulasan saya tidak berdasarkan sumber cerita orisinalnya.

Sebelum melihat ulasan anime Akage no anne ada beberapa anime terbaik yang dapat menambakan daftar rencana tontonan kamu : Anime terbaik

Informasi


(Myanimelist)

Type: TV
Total episode:50
Status: Telah tayang
Tanggal: 7 Januari 1979 - 30 Desember 1979
Pengusaha film:  ???
Studio: Nippon Animation
Genre: Drama, Historical, Slice of Life
Durasi: 25 menit/episode
Rating: G - All Ages
Score: 7.59 (Myanimelist)
Sutradara : Hiroshi Kobayashi

Karakter



Sinopsis

Bercerita tentang seorang anak yatim piatu yang diadopsi oleh kakak beradik yang berada di desa Avonlea. Kakak beradik, Matthew Cuthbert dan Marilla Cuthbert memutuskan untuk mengadopsi anak laki-laki untuk membantu pekerjaan Matthew di Green Gables.

Mereka meminta ke salah satu panti asuhan untuk mendatangkan seorang anak laki-laki, namun ketika Matthew Cuthbert menjemput anak tersebut di stasiun kereta dia terkejut ternyata yang dikirim oleh panti asuhan adalah seorang perempuan yang penuh dengan imajinasi yang bernama Anne.

Matthew membawa anak tersebut ke Green Gables dengan keyakinan bahwa ada perbedaan di dalam diri Anne dengan anak perempuan lainnya. Marilla Cuthbert yang menanti-nantikan anak laki-laki di rumah terkejut ketika kakaknya membawa seorang anak perempuan, Anne ke rumahnya.

Marilla berpikir bahwa panti asuhan keliru dengan apa yang diminta, ia menolak Anne dan memutuskan untuk mengirimkan kembali ke panti asuhan karena seorang perempuan tidak bisa membantu pekerjaannya Matthew Cutbert.

Marilla tidak mengijinkan anak tersebut untuk tinggal di rumahnya, Green Gables, namun Anne memohon dengan sangat untuk memberikan kesempatan agar dapat tinggal di Green Gables.

Marilla berubah pikiran ketika dia melihat permohonan Anne yang penuh dengan imajinasi dan agak aneh, ia mengijinkan Anne untuk tinggal tinggal sementara di Green Gables.

Dengan adanya Anne di rumah Matthew dan Marilla perlahan-lahan mereka merasakan adanya perubahan di Green Gables.

Ulasan akage no anne Indonesia

Hal yang menurut saya membuat anime ini menjadi anime yang layak ditonton.

Bagian yang kecil dijelaskan secara terperinci


Akage no anne

Anime ini memberi gambaran yang sangat terperinci mengenai kegiatan yang kecil, seperti misalkan Anne yang berada di stasiun kereta pulang ke rumah atau ketika Anne sedang beres-beres (merapikan) rumah. Anime ini akan memberi gambaran ke penonton proses perjalanan Anne yang menuju rumah.

Jika belum mengerti apa yang saya maksud di atas saya akan menjelaskan sedikit untuk lebih mudah dimengerti. Misalkan kamu berjalan kaki di pagi hari dari rumah untuk berangkat ke sekolah. Ketika ingin mencapai suatu tujuan akan ada proses untuk dapat ke sana.

Kamu berjalan kaki melewati rumah tetangga, jalan raya, warteg, dan sebagainya hingga akhirnya mencapai tujuan, yakni sekolah. Anime ini menggambarkan hal tersebut, ada proses perjalanan yang membuat anime ini terasa lama untuk ditonton namun nyaman dan tidak terasa telah membuang waktu banyak ketika selesai menonton.

Begitu pun juga ketika merapikan rumah, anime ini juga memberikan gambaran terperinci mengenai Anne yang sedang merapikan rumahnya: cuci piring, cuci baju, sapu, menyiapkan makanan, dan lain-lain.

Walaupun hal seperti itu sangat memakan waktu banyak, anime ini dapat mengeksekusi dengan baik yang dapat membuat penontonnya seakan-akan sedang berada di dalam kehidupan Anne.

Banyak hal kecil lainnya yang dijelaskan terperinci. Dengan eksekusi yang baik anime ini dapat membuat para penontonnya betah berlama-lama untuk menonton.

Penekanan karakter yang sangat mendalam


Akage no anne - Anne

Anime Akage no anne akan menggambarkan sebuah perkembangan Anne yang dimulai dari anak-anak ketika memiliki imajinasi yang kuat dan sangat berandal hingga sampai remaja yang telah memikirkan masa depannya sendiri.

Ketika kecil Anne hanyalah orang yang bodoh dari anak-anak sebaya-nya. Saat sekolah dia pernah beberapa kali tidak mendengarkan guru, ia hanya menghayal dengan imajinasi nya yang tinggi. Anne juga beberapa kali melakukan kesalahan yang membuat dirinya dan orang lain terluka.

Anne memiliki emosional yang tidak bisa dikendalikan (gampang marah). Ia pernah memarahi dan dengan lancang mencemoohkan tetangga Marilla ketika rambutnya diejek mirip sebuah wortel.

Teman satu kelasnya yang mengejek rambutnya juga membuat Anne marah yang dapat membuat dirinya tidak tahan lagi dan akhirnya membuat Anne melampiaskan ke bentuk fisik.

Anne pernah merasakan juga putus asa beberapa kali ketika dia berpisah dengan sahabatnya, ia juga pernah merasa sedih dan depresi ketika ibu angkatnya, Marilla tidak memperbolehkan apa yang di inginkannya.

Anne juga pernah merasa seperti tidak berdaya karena hidupnya hanyalah orang numpang yang berpindah-pindah, namun dari semua perpindahan yang dialami hanya di Green gables saja hidupnya merasa nyaman.

Seiring waktu hal tersebut membuat dia menyadari dengan bimbingan Marilla dan lingkungannya, semakin lama dia menemukan sesuatu yang baru yang membuat dirinya membulatkan tekad untuk dapat menjadi orang kebanggaan untuk Marilla, dan Matthew.

Sikap Anne perlahan-lahan berubah tidak seperti masa anak-anak yang gampang emosional, banyak bicara, dan penuh dengan imajinasi. Dia juga menjadi gadis yang sangat pintar di kelasnya.

Penonton akan merasakan perubahan tersebut yang semakin lama semakin membaik berkat bantuan orang tua angkat Anne, yakni Matthew, dan Marilla dan juga tekad Anne.

Marilla yang menjadi ibu angkat Anne sangat keras dan disiplin merawat dan membesarkan Anne sampai dapat memilih jalannya sendiri. Berkat Marilla, Anne menjadi gadis yang baik tidak seperti masa anak-anak.

Sebuah perkembangan ini ditunjukan dengan perlahan-lahan dan sangat realitas. Ada depresi, kesedihan, dan putus asa yang membuat Anne terus berkembang dan berkembang menjadi gadis yang baik. Berkat arahan dan bimbingan Marilla juga Anne berubah menjadi gadis yang baik saat remaja.

Kehidupan Anne berubah, penonton akan merasakan kehilangan Anne yang dulu ketika ia masih ceria, dan penuh dengan imajinasi. Namun di sisi lain penonton merasa bahagia dengan perubahan Anne yang perlahan-lahan menjadi gadis cantik yang baik dan berbakti kepada Marilla, dan Matthew.

Kehangatan dan kebersamaan keluarga


Anne of green gables - keluarga
Sumber: zerochan.net/256612

Anne menemukan sebuah keluarga baru di Green Gables. Awalnya keluarga tersebut menolak Anne karena kekeliruan yang dilakukan oleh panti asuhan. Sempat salah satu keluarga, Marilla telah mengembalikan Anne ke salah satu pengurus panti asuhan untuk mencari orang tua yang baru untuk Anne.

Namun seiring waktu kelurga tersebut berubah pikiran menjadi menerima Anne karena Anne memiliki perbedaan yang mencolok diantara perempuan yang lain.

Matthew adalah orang yang pertama yang meyakinkan hal tersebut, lalu diikuti dengan Marilla. Mereka bersama-sama membesarkan Anne seperti layaknya seorang anak kandung.

Di sisi lain Anne telah memberikan kehangatan dengan tingkah laku dan gaya bicara yang apa adanya dengan keluarga baru tersebut. Anne menganggap Marilla dan Matthew sudah menjadi orang tua kandung karena berkat mereka dia menjadi berubah seperti layaknya gadis baik.

Mereka setiap hari makan bersama seperti layaknya keluarga. Marilla dan Matthew setiap hari mendengarkan curhatan Anne yang bicara apa adanya, mereka senang dengan Anne yang dapat membuat hatinya nyaman dan tentram.

Ada masa-masa senang dan ada masa-masa yang menyedihkan. Masa-masa senang ketika Anne sudah tumbuh menjadi gadis pintar dan baik. Anne menjadi anak kebanggaan Matthew dan Marilla, ia beberapa kali mencapai kesuksesan yang membuat dia menjadi terkenal dan sukses.

Masa-masa sedih ketika Anne sudah jarang berada di rumah lagi (Green gables), Marilla sangat kagen dengan kehangatan yang diberikan Anne. Marila juga kangen ketika Anne masih banyak bicara, namun waktu telah mengambil semua itu dan menjadikan Anne dewasa.

Ada sebuah keinginan Anne ketika kecil yang tidak bisa diwujudkan karena ada beberapa hal kendala, namun saat remaja keinginan tersebut terkabul yang dapat membuat saya pribadi meneteskan air mata kebahagian melihat keinginan Anne terwujud.

Persahabatan yang indah


Anne and Diana  - persahabatan

Anne memiliki sahabat di Green gables yang bernama Diana, ia memiliki janji suci dengan sahabatnya bahwa akan selama-lamanya menjadi sahabat baik itu suka maupun duka.

Perjanjian itu membuat mereka selalu bersama-sama dan menjadikan Anne bahagia karena selama ini Anne tidak memiliki sahabat bahkan teman.

Sedih senang mereka lakukan bersama-sama, mereka saling mencurahkan hati satu sama lain dan mengisi kekosongan satu sama lain.

Pernah ada ketika mereka berpisah karena sebuah kesalahan yang tidak sengaja dilakukan Anne, mereka menjadi berpisah karena orang tua Diana tidak mengijikan Anne bermain lagi dengan Diana.

Diana yang tahu betul bahwa Anne tidak sengaja melakukan kesalahan, dia tetap menghubungi Anne secara sembunyi-sembunyi. Dia juga sabar untuk dapat bermain lagi dengan Anne, beitupun juga Anne.

Mereka memiliki ikatan erat yang membuat penonton berbunga-bunga saat melihat kekompakan mereka walaupun di saat sedih, berpisah, dan memilih jalan yang berbeda.

Cerita yang cukup realitas


Di usia anak-anak biasanya pikiran penuh dengan imajinasi yang mereka buat. Anne memiliki imajinasi yang indah, ia menyukai sesuatu yang indah. Benda-benda, tempat dan makhluk hidup (tumbuhan) di sekelilingnya dinamakan dengan nama yang indah untuk mengisi keindahan di kehidupan Anne.

Setiap ada hal cantik dan mewah dia juga berandai-andai jika memiliki benda tersebut. Sahabatnya, Diana beberapa kali menganggumi hal tersebut karena nama-nama yang diberikan Anne sangat indah.

Saat remaja sudah menghadapi kenyataan yang sangat membuat dirinya berkembang, Anne sudah menimalisir imajinasi yang dia buat ketika anak-anak. Anne juga menghadapi kenyataan bahwa di sekelilingnya sudah berubah termasuk tempat yang dia sukai.

Anne juga sulit untuk memutuskan untuk menjadi apa nantinya, ia terkadang mencurahkan hatinya ke sahabat, Diana.  Seiring waktu dia telah memutuskan, namun kenyataan berkata lain.

Keputusan yang sudah bulat menjadi berbelok karena ada insiden yang menimpanya, ia beberapa kali bertanya-tanya lagi untuk memutuskan untuk menjadi apa di masa yang akan datang

Score : 10/10

Akage no anne sebuah anime yang ceritanya dapat membekas di otak dengan alur cerita yang sangat lambat yang membuat penonton merasakan kenyamanan, kehangatan, kebersamaan, dan keputusan.

Namun dibalik itu semua anime ini memiliki cerita yang dapat menginspirasi penonton terutama untuk kalangan anak-anak.

Masih ada hal yang lain yang dapat membuat anime ini sebuah mahakarya, namun saya sendiri hanya menjelaskan beberapa yang menurut saya dapat menyeret kamu untuk menonton anime ini sebab beberapa hal lainnya dapat berupa spoiler berat yang telah membuat saya menangis bahagia dan sedih.

Bagi yang ragu untuk menonton anime ini cobalah juga untuk melihat review novel terlebih dahulu di internet. Karena beberapa review tersebut sudah menjelaskan spoiler dari anime ini.

Bagi yang suka dengan genre slice of life seperti anime ini ada juga slice of life yang dapat membekas di otak dan membuat penontonnya berubah anime itu adalah : Anime Aria

Berbeda dengan anime ini, Aria sendiri hanya menyebarkan kehangatan dan keindahan yang ada di dunia dengan cerita bertolak belakang dari dunia kenyataan, sedangkan Akage no anne menyebarkan kehangatan dengan cerita yang cukup dibilang realitas yang dapat membuat penontonnya terinspirasi.

Itulah ulasan mengenai anime ini yang sangat dibilang terlalu berlebihan, semoga dengan adanya ulasan ini dapat memberikan kamu bergerak untuk menonton anime ini.


Share this with short URL: Get Short URL
loading short url

Advertisement





Advertisement