Tentang Fansub dan Fanshare

Advertisement

Banyak yang salah mengartikan bahwa Fansub dan Fanshare sama. Walaupun mereka sama-sama membagikan anime yang masih dibilang abu-abu namun yang pasti ada perbedaan yang mencolok diantara kedua hal tersebut, jadi jangan salah untuk mengartikannya.

Jika ingin mengenal Fansub Indonesia bisa kunjungi ke artikel: Mengenal lebih dekat Fansub Indonesia

Tentang Fansub dan Fanshare

Bagi yang belum tahu dan ingin tahu perbedaan dari Fansub dan Fanshare,

Berikut ini perbedaannya

Fansub

Fansub adalah fan subtitled, yaitu film (anime) yang sudah ditayangkan telah di dialihbahasakan dan diberi teks terjemahan (subtitle) ke dalam bahasa selain bahasa aslinya oleh penggemar.

Biasanya ada beberapa bagian untuk menjadi Fansub diantaranya:

  • Penyedia RAW
  • TL
  • Timer
  • Typesetter
  • Karaoke Effect
  • Editor
  • Encoder
  • QC
  • Distro

Penyedia RAW

Orang yang menyediakan file mentah dimana video tersebut belum ada teks terjamahan (subtitle). Biasanya orang ini akan merekam baik dari TV ataupun web streaming untuk mendapatkan material (video anime), atau bisa juga dari DVD/Blu-ray yang telah dibeli.

Penyedia RAW biasanya orang-orang yang tinggal dimana letak sumber material tersebut berada, jadi jika ada rilisan fansub telat biasanya terletak pada penyedia RAW yang telat membagikan rekamannya ke yang lain.

TL (Translator [Penerjemah])

Setelah Raw tersedia kini Penerjemah yang akan memulai pekerjaannya dengan meneterjemahkan sesuai dengan pendengarannya, biasanya proses di sini akan memakan waktu lama karena penerjemah terus mengulang-ulang dialog agar lebih akurat hasilnya.

Namun bagi yang sudah ahli atau bisa dikatakan sudah fasih dengan bahasa asli, biasanya akan berlangsung cepat, hasil terjemahan yang telah didengarkan diketik dan dirapihkan.

Timer

Setelah subtitle sudah ada kini Timer bekerja untuk menempatkan dan mencocokan hasil subtitle dengan waktu dialog.

Misalkan karakter A sedang mengucap "Aku sayang padamu (dalam bahasa Jepang)" ke karakter B, Timer harus menempatkan subtitle "Aku sayang padamu" dengan waktu pada saat karakter A mengucap.

Jika terlambat 10 detik saja, rasa nya tidak dapat mengetahui apa yang disampaikan dan tidak dapat menangkap atmosfir yang telah disampaikan oleh karakter A.

Coba bayangkan

Karakter A lagi mengungkapkan perasaannya kepada karakter B, saat mengucap "Aku sayang padamu (dalam bahasa Jepang)" di bawah tidak ada subtitle.

Lalu setelah 10 detik kemudian saat karakter A tidak mengucap kalimat tersebut tiba-tiba muncul subtitle "Aku sayang padamu".

Tidak sinkron, 'kan?

Butuh waktu yang tidak sedikit juga dalam mencocokan waktu dialog anime dengan subtitle namun jika sudah ahli dan sudah lama di dalam bidang ini akan memakan waktu yang tidak lama.

Typesetter

Pekerjaan di bidang ini adalah mengolah/mengatur, mendesain dan mempercantik subtitle. Misalkan di papan tulis ada tulisan (teks) Bahasa Jepang, namun di subtitle yang sudah dibuat Translator teks nya hanya biasa saja, dan letaknya tidak berada di papan tulis melainkan di bawah saja seperti subtitle pada umumnya.

Untuk mempercantik dan agar lebih sinkron dengan teks Bahasa Jepang yang ada di papan tulis maka subtitle Translator di edit dan di atur agar supaya letaknya berada di papan tulis dan tulisannya mirip dengan yang ada di papan tulis.

Karaoke Effect

Pekerjaan di bidang ini hanya mengatur subtitle saat di opening/ending ataupun saat ada musik di tengah cerita yang memerlukan subtitle menjadi subtitle untuk karaoke.

Jadi subtitle diatur menjadi karaoke seperti layaknya ingin bernyanyi ditempat karaoke atau saat ingin bernyanyi di rumah dengan musik dari CD.

Biasanya hanya sedikit saja yang jago dalam bidang ini karena memerlukan kode-kode untuk membuat efek-efek yang bagus. Semakin lama menetap di bidang ini semakin lama juga efek-efek yang bagus akan bermunculan dengan kode-kode yang sudah di utak-atik.

Editor

Setelah semua selesai, tinggal bagian Editor yang akan memeriksa kembali hasil terjemahan. Jika dirasa ada yang salah atau kurang pas subtitle-nya dengan keadaan lingkungan, misalkan keadaan ketika pertemuan antara presiden dengan rakyat biasa, tidak mungkin rakyat biasa memanggil "Loe" ke presiden, ataupun jika ada yang salah ketik (typo) Editor akan mengubah hasil terjemahan tersebut agar lebih akurat dan pas dengan hasilnya.

Biasanya di bidang ini harus ahli/fasih dalam bahasa asli yang ada di video, misalkan bahasa Jepang, di bidang ini harus mengetahui bahasa Jepang namun tidak menutup kemungkinan juga harus ahli dengan bahasa asli.

Encoder

Orang dibidang ini hanya menggabungkan file subtitle dengan video Raw yang telah disiapkan. Tapi tidak mudah dibayangkan karena setidaknya di bidang ini mengetahi x264 dan kegunaan filters lainnya agar tidak merusak kualitas video.

QC

Agar kualitas tetap terjaga dan tidak rusak baik itu kualitas video atau kualitas subtitle maka diperlukan QC (Quality Control), jika misalkan subtitle nya tiba-tiba hilang atau video yang rusak QC akan melaporkannya ke yang lain.

Distro (Distributor)

Setelah semua sudah di kontrol, tinggal bagian Distro yang akan mempublikasikan ke tempat-tempat penyedia file gratis, ini adalah tahap akhir dan juga penutup.

Di atas hal yang umum namun ada juga Fansub yang hanya memerlukan TL, Typesetter dan Editor saja:

  • TL juga mengerjakan bagian Timer
  • Typesetter juga mengerjakan bagian karaoke effect
  • Editor juga mengerjakan bagian Encoder, QC dan Distributor
  • Untuk Raw-nya sudah ada penyedia lain yang memasok RAW

Tapi ada juga Fansub yang mengerjakan sendiri, semua tergantung dari masing-masing Fansub dan minat penggemar yang ingin bergabung dengan fansub yang berkaitan.

Untuk daftar Fansub terbaik versi saya bisa kunjungi artikel: Daftar Fansub Indonesa yang Terbaik dan Bersahabat

Setelah mengenal Fansub sekarang yang dipertanyakan adalah Fanshare, apakah sama dengan Fansub?

Fanshare

Fanshare adalah situs atau penyedia yang membagikan proyek yang dikerjakan dari para Fansubber. Jadi semua proyek yang dikerjakan dari para Fansub akan dikumpulan menjadi satu dan akan dibagikan kembali di dalam Fanshare.

Contoh Fanshare:

Animekompi

Tentang Fansub dan Fanshare

Fansubupdate

Tentang Fansub dan Fanshare

Mereka lah yang telah memperkenalkan dan mempopularitaskan sebuah fansub, jadi Fanshare juga sangat untung untuk para Fansubber.

Misalkan ada orang yang menanyakan tentang proyek anime selanjutnya dan menanyakan kapan subtitle-nya ada kepada fanshare hal itu salah, karena yang harus ditanyakan adalah fansubber yang bersangkutan yang sudah dikasih tautan oleh fanshare.

Jadi kesimpulannya adalah Fansub adalah penggemar-penggemar yang telah menerjemahkan anime sedangkan Fanshare adalah tempat kumpulan anime yang sudah diterjemahkan oleh para fansubber.

Semoga dengan adanya ini tidak ada yang bingung lagi ...

Bagi yang bingung dengan kode-kode yang disisipi di video rilisan Fansub bisa dilihat di artikel: Fungsi dari Kode Acak-Acakan Pada Video Rilisan Fansub

Itu saja penjelasan mengenai Fansub dan Fanshare, semoga bermanfaat.

Lalu bagaimana dengan situs lainnya? itu adalah situs mirror yang artinya mereka telah re-upload (mengunggah ulang) proyek-proyek Fansub.

Jadi jika ada sebuah fansub yang sudah menerjemahkan dan membagikannya kepada yang lain namun suatu ketika tautan yang sudah dikasih tidak bisa dikunjungi/digunakan lagi, situs mirror sangat berguna untuk ini


Share this with short URL: Get Short URL
loading short url

Advertisement





Advertisement